Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Penantian Sang Ayah

Gambar
Tersebutlah seorang ayah yang mempunyai anak. Ayah ini sangat menyayangi anaknya. Di suatu weekend, si ayah mengajak anaknya untuk pergi ke pasar malam. Mereka pulang sangat larut. Di tengah jalan, si anak melepas seat beltnya karena merasa tidak nyaman. Si ayah sudah menyuruhnya memasang kembali, namun si anak tidak menurut. Benar saja, di sebuah tikungan, sebuah mobil lain melaju kencang tak terkendali. Ternyata pengemudinya mabuk. Tabrakan tak terhindarkan. Si ayah selamat, namun si anak terpental keluar. Kepalanya membentur aspal, dan menderita gegar otak yang cukup parah. Setelah berapa lama mendekam di rumah sakit, akhirnya si anak siuman. Namun ia tidak dapat melihat dan mendengar apapun. Buta tuli. Si ayah dengan sedih, hanya bisa memeluk erat anaknya, karena ia tahu hanya sentuhan dan pelukan yang bisa anaknya rasakan. Begitulah kehidupan sang ayah dan anaknya yang buta-tuli ini. Dia senantiasa menjaga anaknya. Suatu saat si anak kepanasan dan minta es, si ayah diam saja ....

Pengalaman Bayi Tabung IVF Morula Jakarta

Hai, Di blog ini kami ingin menceritakan pengalaman saya ikut bayi tabung di rumah sakit Bunda Jakarta. Saya berumur 28 tahun dan suami usia 27 tahun saat awal mengikuti program ini di bulan Juli 2016. Kami sudah menikah selama 3 tahun dan belum dikaruniai anak. 2 tahun lalu kami sempat memeriksakan diri ke dokter di rumah sakit family dan hasilnya suami jumlah spermanya sedikit. Sementara saya tidak ada masalah. Dokter mengdiagnosa suami terkena varikokel, atau penyumbatan pembuluh darah di testis yang mengakibatkan testi menjadi panas sehingga sperma yang melewati testis akan mati. Saat itu dokter menyarankan untuk bayi tabung atau alternatif lainnya adalah memeriksa ke dokter urologi. Dokter pun membuat rujukan ke dokter urologi. Suami pun setuju untuk memeriksakan diri ke dokter urologi di rumah sakit Pluit. Dokter pun langsung menyarankan untuk operasi varikokel, biayanya sekitar 30 juta saat itu. Suami pun setuju untuk dioperasi. Setelah operasi, suami belum memeriksa juml...